TOFI
APhO
IPhO
IJSO
Kelas Super
The First Step to Nobel Prize
WoPho
Rektor UMN
Tanya Yohanes Surya
Pelatihan Guru
Surya Institute
SURE Center
Ekonofisika
Fisika Gasing
Game Learning
Matematika GASING - GIPIKA
Mestakung
Asyiknya FisikaAyo BermimpiBercerita tentang Peraih NobelCerita Seputar LombaOlahraga dengan FisikaTeknologi & Masa Mendatang
EntrepreneurASC 2008ICYSASEC 2008
Bagaimana Mengukur Suhu Matahari?


Tanya:  Prof. Surya yang terhormat, menurut sebuah artikel di sebuah majalah yang saya baca, temperatur permukaan Matahari kira-kira 5.700oC. Sedangkan di bagian dalamnya mencapai 2.000.000o C.

Yang saya tanyakan, bagaimana cara mengukur temperatur Matahari? Adakah termometer yang bisa mengukur panas hingga jutaan derajat Celcius?

Terima kasih dan sukses buat Prof. Surya. (Rini Puspitasari di Jakarta)


Jawab: Tentu saja tidak ada termometer khusus. Lagi pula siapa yang mau mengukurnya? Namun bukan berarti kemudian temperatur Matahari tidak bisa diketahui lo. Ada beberapa cara untuk mengukur suhu di permukaan matahari.

Pertama, dengan menganalisis spektrum cahaya yang dipancarkan oleh Matahari. Setiap benda panas memancarkan cahaya yang tergantung suhunya. Benda yang memancarkan cahaya merah lebih dingin dibanding dengan benda yang memancarkan cahaya kuning. Dari warna-warna yang dipancarkan oleh matahari ini kita dapat memperkirakan suhu di permukaan Matahari.

Cara kedua, dengan menganalisis atom-atom yang ada di permukaan matahari memakai spektrograf. Dari analisis ini dapat terkuak data-data perubahan energi atom-atom yang dapat menunjukan berapa suhu di permukaan Matahari.

Yang terakhir, dengan mengukur radiasi panas Matahari di Bumi. Besarnya radiasi di Bumi ditambah dengan data jarak Matahari - Bumi, dapat memberi petunjuk pada kita berapa suhu di permukaan Matahari.
Lalu, bagaimana cara mengetahui temperatur di bagian dalam Matahari? Ternyata, dengan mengetahui suhu di permukaan Matahari, kita dapat mengukur besarnya tekanan di bagian dalam Matahari. Dari tekanan inilah suhu di dalam Matahari bisa diperkirakan.

Semoga jawaban ini memperjelas pemahaman Rini terhadap artikel yang dibaca.



(Yohanes Surya)