TOFI
APhO
IPhO
IJSO
Kelas Super
The First Step to Nobel Prize
WoPho
Rektor UMN
Tanya Yohanes Surya
Pelatihan Guru
Surya Institute
SURE Center
Ekonofisika
Fisika Gasing
Game Learning
Matematika GASING - GIPIKA
Mestakung
Asyiknya FisikaAyo BermimpiBercerita tentang Peraih NobelCerita Seputar LombaOlahraga dengan FisikaTeknologi & Masa Mendatang
EntrepreneurASC 2008ICYSASEC 2008
Riwayat Hidup Laron


Tanya: Prof. Yo yang jenius, saat musim hujan tiba, hampir tiap pagi hari banyak laron beterbangan di sekitar lingkungan saya. Saya amati, beberapa saat saja bagian sayap laron itu rata-rata berjatuhan lepas dari tubuhnya. Apa yang terjadi sebenarnya? Apakah mereka tidak segera mati setelah kehilangan sayapnya? Terima kasih atas jawaban Prof. Yo. (Harsoyo, di Madiun)

Jawab:Laron merupakan salah satu tahap perkembangan rayap, serangga yang hidup berkoloni seperti semut. Rayap memiliki tiga kasta (level perkembangan): kasta reproduktif, kasta prajurit, dan kasta pekerja. Laron merupakan salah satu fase dewasa dari kasta reproduktif. Ia akan menjadi raja dan ratu pada koloni rayap.  Laron tumbuh dari telur. Sayap laron berkembang agar laron bisa terbang mencari pasangan kawinnya. Setelah kawin, sayap laron tanggal karena tidak diperlukan lagi. Mereka mulai membangun sarang dan menetaskan telur-telur sehingga membentuk koloni baru. Jadi, Sdr. Harsoyo, laron tidak akan mati setelah sayapnya tanggal, kecuali ada predator yang memangsa atau membunuhnya.



(Yohanes Surya)