TOFI
APhO
IPhO
IJSO
Kelas Super
The First Step to Nobel Prize
WoPho
Rektor UMN
Tanya Yohanes Surya
Pelatihan Guru
Surya Institute
SURE Center
Ekonofisika
Fisika Gasing
Game Learning
Matematika GASING - GIPIKA
Mestakung
Asyiknya FisikaAyo BermimpiBercerita tentang Peraih NobelCerita Seputar LombaOlahraga dengan FisikaTeknologi & Masa Mendatang
EntrepreneurASC 2008ICYSASEC 2008
TV Cepat Rusak Karena Game


Tanya: Langsung saja, Prof.! Saya suka sekali bermain game, tapi sayangnya terhambat karena ibu saya melarang bermain play station atau nintendo. Alasannya televisi bisa rusak. Semula saya tidak percaya, tapi nyatanya hal itu terbukti, televisi kami rusak! Gambarnya kabur dan malah kadang-kadang hilang.
Saya ingin tahu apakah itu benar karena
game atau karena sebab lain? Mudah-mudahan saja yang terakhir ini benar agar saya bisa bermain game lagi (dengan menjelaskan pada ibu). Namun, jika benar, kenapa bisa begitu? Atas jawaban yang diberikan saya ucapkan terima kasih. (Syarifah Lestari, di Jambi)

Jawab: Semua alat jika terlalu sering dipakai jelas akan rusak. Di dalam televisi terdapat tabung gambar (cathode ray tube) yang bertanggung jawab pada gambar di televisi. Bagian depan tabung itu berupa layar yang dilapisi fosfor. Gambar terbentuk ketika layar ini ditembak dengan berkas-berkas elektron. Jika terlalu sering ditembaki elektron (televisi terlalu sering dipasang dalam waktu yang lama), fosfor ini akan terbakar habis, sehingga gambarnya jadi kabur. Saya sarankan main game boleh, tetapi jangan terlalu lama. Selain memperpendek usia pakai televisi dan mengganggu belajar, bermain game terlalu lama juga tidak baik untuk kesehatan mata. Otot mata terlalu lelah karena melotot terus di depan layar televisi dalam waktu lama. Sekarang sudah jelas 'kan bahwa teguran ibumu benar?



(Yohanes Surya)