TOFI
APhO
IPhO
IJSO
Kelas Super
The First Step to Nobel Prize
WoPho
Rektor UMN
Tanya Yohanes Surya
Pelatihan Guru
Surya Institute
SURE Center
Ekonofisika
Fisika Gasing
Game Learning
Matematika GASING - GIPIKA
Mestakung
Asyiknya FisikaAyo BermimpiBercerita tentang Peraih NobelCerita Seputar LombaOlahraga dengan FisikaTeknologi & Masa Mendatang
EntrepreneurASC 2008ICYSASEC 2008
Peta Dasar Laut


Tanya: Saya mendengar, Indonesia terletak pada posisi silang dan pemilik salah satu garis pantai terpanjang di dunia. Kedua hal itu sering dihubungkan dengan pemetaan dasar laut, baik untuk kepentingan militer maupun penelitian potensi laut. Yang saya ingin tanyakan, apa yang dimaksud dengan peta dasar laut itu? Bagaimana cara membuatnya? Apa saja manfaatnya? Terima kasih. (Ridwan Soleh, di Bandung)

Jawab: Peta dasar laut adalah peta yang menjelaskan keadaan dan potensi dasar laut. Peta ini menjelaskan relief dasar laut (bisa dalam tiga dimensi), lapisan-lapisan bawah laut, dan kandungan mineral di bawah dasar laut. Cara membuat peta dasar laut salah satunya dengan gelombang suara. Caranya, gelombang suara dikirim ke dasar laut, dan oleh dasar laut gelombang ini akan dipantulkan. Dengan menganalisis gelombang pantul ini kita dapat mengetahui struktur dan keadaan dasar laut itu. Dengan metode gelombang suara ini kita juga dapat mengetahui jenis lapisan-lapisan sedimen di bawah dasar laut, kedalaman laut atau lokasi kapal karam beserta benda-benda bersejarah didalamnya.

Peta dasar laut sering digunakan untuk membantu memperkirakan struktur geologi di dasar laut, eksplorasi, dan eksploitasi mineral/tambang di bawah dasar laut, menentukan lokasi yang baik untuk jalur pipa atau kabel bawah laut serta untuk menentukan analisis dampak lingkungan setelah terjadinya eksploitasi bawah dasar laut.



(Yohanes Surya)