TOFI
APhO
IPhO
IJSO
Kelas Super
The First Step to Nobel Prize
WoPho
Rektor UMN
Tanya Yohanes Surya
Pelatihan Guru
Surya Institute
SURE Center
Ekonofisika
Fisika Gasing
Game Learning
Matematika GASING - GIPIKA
Mestakung
Asyiknya FisikaAyo BermimpiBercerita tentang Peraih NobelCerita Seputar LombaOlahraga dengan FisikaTeknologi & Masa Mendatang
EntrepreneurASC 2008ICYSASEC 2008
Titik-titik Hitam di Layar TV


Tanya: Halo Prof. Yohanes. Saya sangat menyukai rubrik yang Anda asuh, karena dapat menambah wawasan saya sebagai pelajar.
Beberapa waktu lalu, ketika menonton siaran TV, ada sebuah sepeda motor tua yang lewat depan rumah saya. Saat bersamaan tiba-tiba muncul garis-garis dan titik-titik hitam yang bergerak naik-turun pada layar TV saya. Tetapi setelah motor menjauh, garis dan titik itu ikut hilang.
 Mengapa hal itu terjadi? Apakah frekuensi suara knalpot motor itu mengganggu sinyal siaran TV? Terima kasih atas penjelasannya. (Wahyu Aji Nugroho, di Purworejo)

Jawab: Sdr. Wahyu, terima kasih atas apresiasi Anda pada rubrik ini. Saya akan mencoba memberi penjelasan atas pertanyaan Anda.
Begini. Seperti kita ketahui, di dalam mesin motor terdapat busi. Ketika busi berpijar, keluar gelombang elektromagnetik dengan berbagai frekuensi. Salah satu frekuensi gelombang-gelombang ini mempunyai frekuensi hampir sama dengan frekuensi gelombang TV. Interferensi antara kedua gelombang itulah yang menyebabkan gangguan pada layar televisi berupa munculnya garis dan titik hitam. Jadi, bukan frekuensi suara knalpot yang mempengaruhi gambar TV, melainkan frekuensi dari pijaran busi. Frekuensi knalpot jauh lebih rendah dibandingkan dengan frekuensi gelombang TV.



(Yohanes Surya)