TOFI
APhO
IPhO
IJSO
Kelas Super
The First Step to Nobel Prize
WoPho
Rektor UMN
Tanya Yohanes Surya
Pelatihan Guru
Surya Institute
SURE Center
Ekonofisika
Fisika Gasing
Game Learning
Matematika GASING - GIPIKA
Mestakung
Asyiknya FisikaAyo BermimpiBercerita tentang Peraih NobelCerita Seputar LombaOlahraga dengan FisikaTeknologi & Masa Mendatang
EntrepreneurASC 2008ICYSASEC 2008
Bedanya Kopi Instant


Tanya: Prof. Yohanes, apa kabar? Mudah-mudahan baik ya Prof.
Langsung saja, saya ingin mengajukan pertanyaan berkaitan dengan kopi. Mengapa bila membuat minuman kopi bubuk, kita harus menyeduhnya menggunakan air panas? Saya pernah mencoba menyeduhnya dengan air dingin, hasilnya kopi tidak larut dalam air, bahkan menggumpal di permukaan. Mengapa pula kalau kopi instan bisa larut di dalam air dingin? Apa yang menyebabkan kedua jenis kopi itu berbeda? Terima kasih atas jawaban Prof. Yohanes. (Yudi Purwandaru, di Yogyakarta)

Jawab: Sdr. Yudi, kabar saya baik-baik saja. Terima kasih atas perhatian Anda.
Saya coba menjawab pertanyaan Anda. Begini, ketika kopi dicampur air, molekul-molekul kopi akan berusaha menempati ruang-ruang di antara molekul air. Ketika molekul kopi sudah tersebar merata di antara molekul-molekul air, dikatakan kopi sudah melarut. Air panas akan mempercepat gerakan molekul-molekul kopi untuk menempati ruang antara molekul air ini. Dengan kata lain, air panas mempercepat melarutnya kopi. Cara lain untuk mempercepat melarutnya kopi adalah dengan mengaduknya. Ketika kopi dicampur dengan air dingin, cairan minyak dalam kopi membuat kopi menggumpal. Untuk menghindari penggumpalan ini, minyak kopi dibuang melalui proses pengeringan. Kopi bebas minyak inilah yang disebut kopi instan (berbentuk butir-butir kecil). Nah, sekarang Anda tahu kenapa kopi instan dapat dicampur dengan air dingin.



(Yohanes Surya)