TOFI
APhO
IPhO
IJSO
Kelas Super
The First Step to Nobel Prize
WoPho
Rektor UMN
Tanya Yohanes Surya
Pelatihan Guru
Surya Institute
SURE Center
Ekonofisika
Fisika Gasing
Game Learning
Matematika GASING - GIPIKA
Mestakung
Asyiknya FisikaAyo BermimpiBercerita tentang Peraih NobelCerita Seputar LombaOlahraga dengan FisikaTeknologi & Masa Mendatang
EntrepreneurASC 2008ICYSASEC 2008
Dinding Sumur yang Melingkar


Tanya: Pertanyaan ini sudah sangat lama saya pendam dalam hati karena merasa belum ada seseorang yang bisa dimintai jawabannya. Sejak kecil, di kampung saya, juga di tempat-tempat lain, warga desa selalu membangun dinding sumur berbentuk lingkaran. Tidak ada yang membuat dinding sumur gali dalam bentuk bujur sangkar misalnya. Apakah ini karena alasan memudahkan pembuatannya atau ada alasan lain? Misalnya, kalau berbentuk lingkaran, tidak gampang runtuh. Atas jawaban Prof. Yohanes, saya sampaikan terima kasih. (Sugeng Hartono, Jakarta)

Jawab: Bentuk melingkar atau bentuk melengkung banyak digunakan pada pembuatan dinding sumur karena bentuk ini lebih stabil. Pada bentuk melengkung ini tekanan disebarkan lebih merata. Dengan demikian, seperti yang Anda sebutkan, dinding sumur yang berbentuk melingkar tidak mudah runtuh.

Hal yang sama juga terjadi ketika kita meremas telur mentah dalam kepalan tangan kita. Telur tidak mudah pecah, karena tekanan dari remasan tangan kita disebarkan merata ke seluruh permukaan telur yang melengkung. 

Kalau kita perhatikan lagi, bukan hanya sumur yang berbentuk melingkar atau melengkung, tetapi juga banyak bangunan dibuat melengkung. Misalnya, jembatan-jembatan yang dibuat dari susunan batu. Kelengkungan di bagian bawah jembatan ini mampu menahan berat batu di atasnya.



(Yohanes Surya)