Matematika
Gerakan Ibu-ibu Pandai Matematika

Prof. Yohanes Surya telah menemukan suatu cara pembelajaran matematika yang gampang, asyik dan menyenangkan. Metode ini telah dan sedang diterapkan untuk anak-anak Papua. Hasilnya sangat baik.

 Artikel
Matematika untuk daerah tertinggal

Artikel matematika untuk Daerah Tertinggal dapat di download dari link berikut ini.

 SREC
Peletakan Batu Pertama Ged. Surya Research & Education Center,sebuah harapan bagi daerah tertinggal

Pada tanggal 22-02-2010 jam 10 pagi Prof. Yohanes Surya, Ph.D telah diadakan acara peletakan batu pertama pembangunan gedung Surya Research and Education Center (disingkat SREC).

 Liputan
Anak-Anak Papua yang Digembleng Matematika dan IPA di Surya Institute (NEW!!)

Tak ada anak Indonesia yang bodoh. Itulah yang diyakini pendiri Surya Institute Prof Yohanes Surya PhD. Berbekal keyakinan tersebut, dia merekrut 27 anak Papua secara acak untuk digembleng di lembaga yang dipimpinnya. Kini, setelah sepuluh bulan, sebagian di antara mereka siap diterjunkan dalam ajang olimpiade.

Profile
Renungan Musafir
2009-11-06 17:28:33

Seorang musafir sudah puluhan tahun mengembara di dunia ini

Ia senantiasa  merenung bagaimana ia mengubah dunia  

Suatu hari,  saat  ia merenung….

Ada  suara keras,

Sombong sekali!

Kamu ingin mengubah dunia?

Jangan mimpi!!!

Siapa diri kamu!

Kamu hanya debu!

Debu tidak bisa berbuat apa!

Debu akan tertiup angin dan hilang tak meninggalkan kesan, you know it!!

Ia merenung lagi…

Betul ia adalah debu…

Debu yang hanya ada sebentar lalu lenyap…

Debu bukan apa-apa …

Ia mulai menangis…

Putus asa…

Kalau ia hanya debu yang tidak berguna … kenapa ia harus ada di dunia ini…

Apa arti hidup ini?

Saat ia menangis… ada suara lembut….

Anakku… engkau memang diciptakan dari debu…

Tapi engkau berharga dimata Sang Pencipta…

Kenallah sang Pencipta dan

berikanlah hidupmu untuk kebaikan orang lain…

Maka engkau akan tahu arti hidup ini…

Musafir mulai menyeka airmatanya…

“Kenallah sang Pencipta dan berikan hidupmu untuk kebaikan orang lain”

Musafir bangkit dan mulai mengubah dirinya…

Ia memberikan dirinya untuk orang lain…

Keluarga merasakan kehangatan cinta kasihnya…

Keluarganya berubah…

Anak-anaknya berhasil dalam hidupnya…

Tetangga, lingkungan dan tempat bekerjanya  merasakan semangatnya....

Tetangga, lingkungan dan tempat bekerjanya berubah…

Mereka  bekerja lebih keras dan lebih optimis…

Negara merasakan hasil karyanya…

Negara berubah..

Masyarakat  menjadi  lebih cerdas, lebih makmur dan lebih sejahtera …

Dunia merasakan dampak karyanya…

Dunia  berubah…

Dunia lebih sejahtera dan lebih baik..

Inikah arti hidup?

Saat senja tiba…

Musafir tersenyum…

Sebelum  tidur…

Ia berkata dengan puas “It is finished”…. “It is finished…”  

 

(Karawaci 6 Nov 2009 Yohanes Surya/renungan pribadi saat ultah)





Rating: 5.2/10 (15 votes cast)

Previous Next
yohanessurya.com
Saat ini belum ada komentar yang masuk. Silakan memberikan komentar Anda..

 characters left