Liputan
Anak-Anak Papua yang Digembleng Matematika dan IPA di Surya Institute (NEW!!)

Tak ada anak Indonesia yang bodoh. Itulah yang diyakini pendiri Surya Institute Prof Yohanes Surya PhD. Berbekal keyakinan tersebut, dia merekrut 27 anak Papua secara acak untuk digembleng di lembaga yang dipimpinnya. Kini, setelah sepuluh bulan, sebagian di antara mereka siap diterjunkan dalam ajang olimpiade.

 Artikel
Pembelajaran IPA dan Matematika serta masalahnya

“Wemi 17 + 5 berapa?” pertanyaan ini saya ajukan pada seorang siswa kelas V di suatu Sekolah dasar di Kabupaten Tolikara Papua. Wemi menggambar 17 garis-garis kecil dan 5 garis-garis kecil. Kemudian ia menghitung banyaknya garis itu satu persatu hingga ia dapatkan hasil 22.

 TOFI
Keberangkatan TOFI Ke IPhO 2009, Merida Mexico

Pada hari Rabu 8 Juli 2009 Tim Olimpiade Fisika Indonesia akan berangkat ke Mexico untuk mengikuti International Physics Olympiad (IPhO) ke 40 yang dijadwalkan akan berlangsung di kota Merida Yucatan Mexico pada tanggal 12 – 19 Juli 2009.

 Fisika Asyik
Apakah benar Astronot mendarat di Bulan?

Akhir-akhir ini ada banyak pertanyaan tentang teori konspirasi Astronot. Intinya : apakah para astronot seperti Neil Armstrong, Edwin Aldrin benar-benar mendarat di bulan? Ataukah itu hanya tipuan?

Fisika Asyik
Apakah benar Astronot mendarat di Bulan?
2009-07-19 05:18:50


Akhir-akhir ini ada banyak pertanyaan tentang teori konspirasi Astronot.  Intinya : apakah para astronot seperti Neil Armstrong, Edwin Aldrin benar-benar mendarat di bulan? Ataukah itu hanya tipuan?

1.     Bendera yang dipegang Astronot berkibar.

Menurut  para penuduh, di bulan (ruang hampa) bendera tidak mungkin berkibar, sehingga video yang dibawa dari bulan itu adalah palsu.   

Jawaban saya:

Menurut fisika kalau kita gerakan tiang bendera dalam arah berputar, bendera akan menerima momentum putar (momentum sudut) yang akan membuat bendera berkibar dimanapun ia berada (termasuk di ruang hampa).

Jadi teori konspirasi ini lemah sekali dasarnya.

Berikut ini adalah eksperimen yang dilakukan untuk menunjukan bahwa memang bendera dapat berkibar di ruang hampa.

http://www.youtube.com/watch?v=hMBCfuKs9i8&feature=related

2.     Jejak kaki di pasir.

Menurut para penuduh, jejak kaki tidak akan terlihat di pasir yang kering (tidak ada air). Ini benar jika ukuran pasirnya agak besar. Mereka tidak berpikir kalau di bulan itu pasirnya beda dengan di bumi. Di bulan pasirnya sangat halus, mereka mudah membentuk jejak kaki.

Berikut ini eksperimen yang dilakukan untuk membuktikan hal ini.

http://www.youtube.com/watch?v=5taIxlNA_Lw&feature=related

 

Masih banyak video-video lain yang dapat dilihat untuk membuktikan bahwa tuduhan yang ditujukan pada para astronot  mempunyai dasar ilmiah yang lemah.


Tentang bayangan akibat  satu sumber cahaya:

http://www.youtube.com/watch?v=Wym04J_3Ls0&feature=related


Tentang bayangan putih diantara bayangan hitam:

http://www.youtube.com/watch?v=MtWMz51eL0Y&feature=related


Secara akal sehat, sulit dibayangkan  para Astronot (+ beberapa ilmuwan) mau melacurkan diri untuk melakukan penipuan  masal ini. Sepintar-pintarnya mereka menipu, pasti akan ketahuan karena banyak ilmuwan-ilmuwan lain yang akan membuka kedok penipuan ini.  Andaikata para Astronot ini dapat dibeli untuk melakukan penipuan masal ini, tentu mereka juga dapat dibeli oleh para  penerbit buku yang akan membuka borok penipuan publik ini. (Yohanes Surya)




Rating: 5.9/10 (27 votes cast)

Previous Next
Edwin Aldrin Indonesiani @ Jan/19/2010 | 10:49:49 pm
pak Prof, kemungkinan video/gambar itu dibuat di Gurun Nevada. gambar ini bisa jadi sebagai titik tolak untuk menjadikan Amerika Serikat sebagai Kiblat Peradaban dan Teknologi. karena kejadiannya sekitar tahun 1960 yang mana saat itu, amerika mulai merancang diri sebagai Polisi dan Kiblat Dunia. Penipuan masal untuk kejayaan Amerika, mungkin saja.
sugi @ Dec/19/2009 | 5:09:36 am
Pak Yosu, kan ga ada oksigen di bulan, lalu gimana pembakaran dr roketnya?
Setiawan @ Dec/18/2009 | 1:44:14 pm
Prof, ada beberapa fakta yang cukup membingungkan (bagi saya tentunya). Tentang pendaratan Lunar Module(LM) yang vertikal. Otomatis dengan pendaratan seperti itu menggunakan roket yang menyembur ke bawah. Nah, akibat dari semburan tersebut seharusnya menimbulkan kawah tepat di bawah LM dan juga pada waktu pendaratan pasti terdapat debu yang beterbangan (melihat jejak kaki yang bisa nampak). Namun sejauh ini yang saya tahu, kawah tersebut tidak ada. Mohon penjelasan.
Victor kun Aguero @ Dec/16/2009 | 11:04:17 am
very good............... apakah sebelum dikibarkan benderanya diputar, dan berapa besar momentum sudut yang diperlukan untuk mengibarkan bendera????????????????
http://anton182.wordpress.com @ Nov/25/2009 | 5:13:07 pm
good topic
   

 characters left