IZhO ke-10
Tim Indonesia berhasil memboyong 3 medali emas di IZhO ke-10

Selamat kepada Tim Indonesia yang berhasil meraih 3 emas, 2 perak dan 4 perunggu dalam International Zhautikov Olympiad 2014 yang diadakan di kota Almaty, Kazakhstan pada tanggal 12-18 Januari 2014.

 Surya University
Untukmu bangsa tercinta, Surya University kebanggan Indonesia

Surya University (Unvertas Surya) didirikan dengan SK Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI No. 07/E/O/2013

 Liputan Media
Tidak ada Anak Bodoh

Ketika dunia pendidikan sedang dipusingkan oleh masalah ujian nasional dan penyusunan kurikulum baru, Yohanes Surya justru bersetia menjalankan misinya: mencetak murid Indonesia berprestasi.

 APhO ke-14
Indonesia berhasil meraih the Absolute Winner dalam APhO ke-14.

Indonesia berhasil meraih the Absolute Winner dalam Asian Physics Olympiad ke-14 yang diselenggarakan di Bogor pada tanggal 5 - 13 Mei 2013.

Prestasi
Anak Papua di INAICTA 2011
2011-11-20 14:49:32

 

Yohana, Demira, Menkominfo dan Albertina didepan robot pendeteksi awal Tsunami.


Anak-anak Papua di INAICTA 2011 berhasil menunjukan kebolehannya.  Tim Robot pendeteksi awal Tsunami yang terdiri dari anak-anak SD (Demira Jikwa, Yohana Opriwiri dan Albertina Beanal) berhasil meraih peringkat ke-3.  Peringkat pertama diraih oleh mahasiswa UNIKOM dan peringkat kedua diraih oleh mahasiswa UNPAD.

Disamping Demira cs, anak-anak Papua SD lainnya  yang mendapatkan hadiah adalah:
Egi Nirigi (Nduga) & Alfred Kwalik (Mimika) berhasil meraih Maze solving special award (robot pencari jejak).
Nixon Enumbi (Puncak Jaya) dan Orimi Gwijangge (Nduga) meraih maze solving technical award.

Sedangkan untuk tingkat SMP Betty Kogoya (Tolikara) dan Echo Jikwa (Tolikara) berhasil meraih special award untuk robot rintangan.
Yang menarik adalah anak-anak SD ini ketika dibawa ke Karawaci untuk dilatih sekitar 1-1,5 tahun yang lalu tidak mampu menghitung sama sekali.  Mereka adalah anak yang sebelumnya dianggap tidak mampu di Kabupatennya.
 
Albertina masih kelas 2 SD (karena 4 tahun tidak naik kelas), Orimi ketika dibawa masih tinggal di pedalaman tanpa pakaian, mereka sama sekali tidak bisa menghitung (bahkan menulispun masih sulit). Dalam waktu sekitar 6-9 bulan mereka belajar matematika. Setelah mampu menguasai matematika, mereka dilatih logika untuk membuat program computer dalam bahasa Inggris. Program inilah yang digunakan dalam merangkai robot yang akhirnya bisa memenangkan award.

Selamat untuk anak Papua. Tidak ada yang tidak mungkin! Semua bisa asal kita mau bekerja keras.



Error connecting to mysql