URL Science corner : http://www.yohanessurya.com/science-corner.form.php?id=489

Environmental Issues
Jejak Karbon Pada Sistem Irigasi RRC
2012-03-15 00:51:00

Hasil riset yang dilakukan oleh para peneliti dari University of East Anglia menunjukkan bahwa sistem irigasi bawah tanah yang di miliki RRC telah bertanggung jawab terhadap jumlah 30 juta ton karbondioksida di atmosfir Bumi. Air tanah yang digunakan untuk pegairan bahan pangan telah tumbuh dari 10 triliun meter kubik pada tahun 1950 menjadi 100 triliun meter kubik pada masa sekarang. RRC kini telah menjadi negara terbesar penyumbang emisi rumah kaca, 17%nya berasal dari industri pangan. Polusi ini disebabkan oleh besarnya energi yang dibutuhkan untuk memompa air dari dalam tanah. Dibeberapa area, kedalamannya mencapai 70 meter. Butuh hingga 500 liter air untuk menumbuhkan gandum yang dapat menghasilkan satu potong roti. Para ilmuwan melakukan survey di 366 desa di 11 propinsi. Prof Jinxia Wang dari pusat agrikultur China mengatakan bahwa mereka perlu memikirkan solusi energi alternatif untuk mengontrol proses pemompaan air dari bawah tanah. Menurutnya, hal ini tak mudah dilakukan. Penelitian ini dipublikasikan dalam jurnal Environmental Research Letters

http://www.sciencedaily.com/releases/2012/03/120313230400.htm