Para peneliti menemukan perilaku unik lumba-lumba. Di satu sisi, seekor lumba-lumba jantan membangun aliansi dengan teman-temannya, di sisi lain, mereka juga hidup dalam struktur sosial yang terbuka. Michael Krützen, seorang antropolog dari University of Zurich mendeteksi perilaku tak biasa ini pada 120 ekor lumba-lumba di Shark Bay, Australia. Tak seperti hewan-hewan lainnya seperti simpanse yang membentuk geng dan menyerang kelompok lain untuk mempertahankan wilayah, lumba-lumba dapat bersahabat dengan kelompok lain. Dan yang dipertahankan lumba-lumba bukanlah wilayah territorial, tetapi lumba-lumba betina. Kemampuan sosial lumba-lumba memang kompleks, hampir dapat disandingkan dengan manusia.
http://www.sciencedaily.com/releases/2012/03/120329101510.htm